Saturday, November 5, 2016

pengembangan aplikasi - Model Waterfall



1.   Waterfall merupakan suatu proses perangkat lunak berurutan, dimana kemajuan di pandang sebagai terus mengalir kebawah (seperti air terjun) melewati fase – fase perencanaan, pemodelan, implementasi, dan pengujian.
  Tahapan metode waterfall:

a.    Requirement analisys, pada tahap ini pengembang sistem diperlukan suatu komunikasi yang bertujuan untuk memehami software yang diharapkan pengguna dan batasan software. Informasi ini biasanya dapat diperoleh melalui wawancara, survey atau diskusi. Informasi dianalisis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan oleh pengguna.
b.   Sistem desain, sepesifikasi kebutuhan dari tahap pertamaakan dipelajari dalam fase ini dan desain sistem disiapkan. Desain sistem membantu dalam menentukan perangkat keras dan sistem persyaratandan juga membantu dalam mendefinisikan arsitektur sistem secara keseluruhan.
c.    Implementation, pada tahap ini, sistem pertamma kali di kebangkan di program kecil yang di sebut unit, yang terintegrasi dalam tahap berikutnya. Setiap unit dikembangkan dan diuji untuk fungsionalitas yang di sebut sebagai unit testing.
d.   Integration dan testing semua unit yang dikebangkan dalam tahap implementasi di integrasikan ke dalam sistem setelah pengujian masing – masing unit. Paska integrasi seluruh sistem diuji untuk mengecek setiap kesalahan dan kegagalan.
e.    Operation dan maintenace, merupakan tahap terakhir dala model waterfall. Software yang sudah jadi dijalankan serta dilakukan pemeliharaan, pemeliharaan termasuk dalam memperbaiki kealahan yang tidak di temukan pada langkah sebelumnya. Perbaikan implementasi unit sistem dan peningkatan jasa sistem sebagai kebutuhan baru.

Kelebihan dan kekurangan metode waterfall:
a.    Keuntungan pengembangan dengan metode waterfall adalah metode ini memungkinkan untuk departemen talisasi dan kontrol. Proses pengembangan satu persatu, sehingga meminimalis kesalahan – kesalahan yang mungkin akan terjadi. Pengembanganya bergerak dari konsep, yaitu melalui desain, implementasi, pengujian, instalasi, troubleshooting dan berakhir di operasi dan pemeliharaan.
b.   Kerugian pembangunan menggunakan metode waterfall adalah tidak mempunyai refleksi atau referensi jika terjadi kesalahan. Karena setelah aplikasi ini dalam tahap pengujian, sangat sulit untuk kembali dan menggubah sesuatu yang tudak terdokumentasi dengan baik dalam tahap konsep.


















No comments:

Post a Comment