Thursday, November 8, 2018

ISP (Internet Service Provider)

Merupakan singkatan dari Internet Service Provider. ISP merupakan sebuah wadah atau organisasi yang menyediakan layanan jasa dalam mengakses internet baik untuk pribadi, perkantoran, sekolah-sekolah maupun untuk umum. Agar kita bisa mengakses internet, dibutuhkan jasa layanan ISP dengan cara berlangganan kepada layanan penyedia jasa ISP contohnya PT. Telkom.

Fungsi ISP :
  1. Sebagai sarana/ alat yang dapat memberikan kemudahan bagi user dalam mengakses Internet. 
  2. ISP dapat dihubungkan dari pelanggan/ user melalui gateway terdekat. 
  3. Menyediakan layanan yang berupa jaringan Internet sehingga dapat tersambung dan dapat membuka/ mengakses Internet. 
  4.  ISP sebagai salah satu perantara dalam menyambungkan Internet.
  5. Menyediakan perangkat modem yang dapat melakukan sambungan dial up.
  6. Dapat menghubungkan pengguna pada layanan WWW ( World Wide Web )
  7. Memberikan tempat homepage.

Jenis layanan ISP :
  1. Dial up Connection, yakni melalui modem/ kabel telepon yang pada umumnya digunakan untuk akses Internet di rumah. Dial up merupakan koneksi yang bersifat sementara. Adapun pengguna akses dial up seperti personal dial up, corporate dial up, night server access, dan LAN dial up ISDN. 
  2. Dedicated Connection, yakni jenis koneksi yang menetap 24 jam dan biasanya banyak digunakan di perusahaan-perusahaan/ tempat-tempat yang banyak menggunakan kebutuhan koneksi Internet dan digunakan oleh banyak komputer.
  3. Hotspot, yakni merupakan jenis layanan Internet tanpa menggunakan kabel seperti dial up. Hotspot biasanya digunakan di tempat-tempat tertentu seperti kafe, kantin, bandara, tempat-tempat nongkrong. 
  4.  Wireless, juga merupakan jenis layanan Internet tanpa kabel. Layanan akses Internet ini tidak dipungut biaya telepon, tapi hanya dikenakan tarif/ biaya pemakaian Internetnya saja. 
  5. Mobile Access, sebuah layanan untuk mengakses Internet yang dapat dilakukan dengan mudah kapan  saja dan dimana saja melalui handphone/ telepon seluler. Layanan ini sangat bermanfaat bagi pengguna telepon seluler yang mendukung kecanggihan teknologi baik GSM maupun CDMA

Planet Pluto, Sudah Tinggal Kenangan



Kalian semua pasti sudah tahu kan, kalau Pluto sekarang sudah tidak menjadi bagian dari planet di tata surya kita ini. Tapi apakah kalian juga tahu, mulai kapan keputusan tersebut diambil dan apa yang menjadi pertimbangannya? Nah jika kalian belum tahu, berikut ini penjelasannya.
Mulai 24 Agustus 2006 jangan pernah terpeleset mengucapkan Planet Pluto lagi. Karena sejak hariitu, Pluto sudah diputuskan tidak lagi berhak menyandang predikat sebagai planet.

Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di Tata Surya kita. Mulai sekarang, anggota Tata Surya hanya terdiri dari delapan planet, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat :
1.      Mengorbit Matahari
2.      Berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat
3.      Memiliki jalur orbit yang jelas dan "bersih" (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut)

Dengan definisi tersebut, Pluto tidak berhak menyandang nama planet karena tidak memenuhi syarat yang ketiga. Orbit Pluto memotong orbit planet Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Pluto kadang berada lebih dekat dengan Matahari dibandingkan Neptunus.