Instalasi
Sistem Operasi Metode Clean Install
Metode clean
install merupakan suatu
metode untuk menginstalasi sistem operasi yang
baru dimana sebelumnya
pada suatu komputer
belum terdapat sistem operasinya.
Dalam metode ini sistem operasi akan
menghapus semua file yang ada dalam
partisi harddisk yang
digunakan untuk menginstall
sistem operasi tersebut.
Ketika clean
instal sudah selesai, maka pada hard dsik hanya terdiri dari sistem operasi
yang baru, sama seperti komputer digunakan pertama kali.
Instalasi
Sistem Operasi Metode Upgrade
Ada dua yaitu:
1. fresh
upgrade, maka semua file sistem operasi yang lama akan digantikan dengan sistem
operasi yang baru.
2. package upgrade,
maka cukup hanya
package tertentu aja yang diupgrade.
Metode Ini hanya menggantikan file OS
lama dengan file OS baru.
Instalasi
Sistem Operasi Metode Multibooting
Multibooting atau
dual boot adalah
suatu kondisi dimana
dalam satu buah komputer terdapat sistem operasi lebih
dari satu sistem operasi.
Instalasi
Sistem Operasi Metode Virtualisasi
Virtualisasi merupakan
sustu metode instalasi
sistem operasi yang
banyak digunakan, karena mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan
dengan sistem lain. Salah satu kelebihannya adala menghemat resources terutama
hardware.
Debian
Wheezy memberikan empat option utama pada saat halaman pertama proses
Instalasi yaitu :
1.
Install, merupakan option
untuk melakukan instalasi
Debian Squeeze dengan Mode Text.
2.
Graphical Install, merupakan
option untuk melakukan
instalsi Debian Squeeze dengan
mode GUI.
3.
Advanced Option, berisi
beberapa option lain seperti Expert Install, Rescue Mode,
Graphical automated Install
serta Alternative desktop environtments.
4.
Help, merupakan option
untuk bantuan berkaitan
dengan metode dan proses instalasi. Dalam help terdapat:
F1 : menampilkan help index.
F2 : persyaratan instalasi Debian Wheezy
F3 : booting menggunakan CD-ROM.
F4 : menampilkan rescue
mode.
F5 : menampilkan special
boot parameters overview
F6 : menampilkan special machine.
F7 : menampilkan pemilihan disc controller
F8 : menampilkan special boot parameters – installation system.
F9 : menampilkan bantuan berupa getting help.
F10 : menampilkan jendela informasi copyrights and
warranties.
Perintah
Dasar Linux
Nama
login pada umumnya dibatasi
maksimum 8 karakter dan memakai huruf kecil.
Untuk
dapat masuk ke
terminal linux, maka langkahnya adalah
pilih menu Applications
-> Accessories -> Terminal.
$
: itu berarti berupa
user biasa.
#
: itu berarti berupa super user.
exit
: Untuk keluar dari posisi super user atau root.
id : Untuk melihat
user ID dan
group ID dari komputer
yang digunakan.
date : Untuk menampilkan hari,
bulan, tanggal , waktu dan tahun.
cal
: Untuk menampilkan kalender pada bulan yang sedang berjalan (saat ini).
cal
-y : Untuk menampilkan
kalender pada bulan yang sedang berjalan
(saat ini).
cal
8 1999 : Untuk menampilkan
kalender pada bulan agustus
tahun 1999.
hostname : Untuk menampilkan sistem host name.
uname : Untuk menampilkan
sistem informasi pada sistem operasi.
uname
–a : Untuk menampilkan
semua sistem informasi
pada sistem operasi
linux.
w : Untuk menampilkan
user yang sedang
aktif.
who : Untuk menampilkan
user yang sedang
login.
whoami : Untuk menampilkan
user ID Effectice.
clear : Untuk membersihkan
layar.
ls : Untuk melihat
isi dari suatu
direktori.
ls
–l : Untuk melihat
isi direktori secara
lengkap dengan informasinya.
mkdir : Untuk membuat direktori baru.
rmdir : Untuk menghapus
direktori.
Organisasi Sistem
File Pada Sistem Operasi Linux
Sistem file
pada Linux menyerupai
pepohonan (tree), yaitu
dimulai dari
root,kemudian direktori dan
sub direktori.
Sistem file
pada Linux diatur
secara hirarkhikal, yait
dimulai dari root dengan symbol ―/‖.
Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan
INODE (pointer yang menunjuk ke data /
isi file tersebut). Secara logika, Direktori dapat berisi File dan
Direktori lagi disebut juga Subdirektori.

No comments:
Post a Comment